Pekerjaan Serampangan Kontraktor "Tanpa Nama" Jalan Nasional Sungai Penuh -Tapan  Akibatkan Rumah Warga Terancam Longsor 

INDONESIASATU.CO.ID:

SUNGAIPENUH - Kontraktor laksanakan pekerjaan jalan Nasional Provinsi Jambi,  Jalan Sungai Penuh - Tapan (Batas Sumbar)  secara serampangan, galian parit /saluran sisi badan jalan dan tebing di beberapa titik di tepi rumah warga menimbulkan kekhawatiran terjadinya longsor, sebagai mana yang terjadi pada rumah Misran di RT. 01 Desa Sungai Ning Kecamatan Sungai Bungkal Kota Sungai Penuh.

Dijelaskan oleh salah seorang anggota keluarga Mirsan, malam, Rabu 24/04 kepada Jurnalis IndonesiaSatu.co.id,  "selaku warga kami sangat senang adanya perbaikan jalan oleh kontraktor Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, akan tetapi cobalah si Kontraktor perhatikan juga keselamatan orang banyak, jangan bekerja asal jadi tegasnya, lihat pengalian parit yang sampai mengerok  tebing rumah orang tua saya, yang sekarang hari  hujan malah tanahnya ambruk, tentu saja saya sebagai keluarganya sangat keberatan dan sangat  menyayangkan kelakuan pemborong yang melaksanakan pekerjaan tersebut, ingat juga longsor yang terjadi akibat pekerjaan yang dilaksanakan sampai merusak rumah orang tua saya. Akan Saya larang dan saya tuntut pemborongnya," tegasnya.

Ditambahkannya terjadinya longsor akibat pekerjaan yang dilaksanakan oleh pemborong, yang tidak diketahui nama perusahaanya ini karena si kontraktor tidak memasang Papan Nama Proyek yang terkesan dalam melaksanakan pekerjaan tidak transparan kepada pihak publik, wajar saja diduga ada itikad  kurang baik, serta kontraktor yang melaksanakan proyek ini sama sekali tidak profesional, lantas bagai mana pekerjaan nantinya akan baik.
Menyikapi kejadian longsor ini, belum ada dapat pihak pemborong yang dikonfirmasikan hingga berita ini dipublikasikan.(Doni.KRC)

  • Whatsapp

Index Berita